Kopdar TDA Club Culinary Bekasi “Culinary Design Concept”

Ramai dan hangatnya kebersamaan merupakan gambaran yg cocok untuk menjelaskan kegiatan TDA Club Culinary Bekasi yang dihadiri lebih dari 150 orang pada hari Sabtu 16 September 2017 yang bertempat di Beabox, jl. Caman Raya, Bekasi.

Acara yang santai dan sarat ilmu ini diawali dengan makan siang bersama kemudian dilanjutkan sharing oleh teman-teman yang merupakan praktisi dan terbaik dibidangnya. Kegiatan TDA Club Culinary Bekasi dengan tema “Culinary Design Concept” ini merupakan kegiatan perdana TDA Club Culinary Bekasi tahun 2017 yang harapannya menjadi awal baru untuk TDA Club Culinary Bekasi.

Sesi pertama sharing disampaikan oleh Agung Prasetyo Utomo (APU) tentang “Strategi Mencari Investor dalam Usaha Kuliner” karena kemampuan untuk berhitung dan mempresentasikan bisnis kepada investor acapkali menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis. APU dikenal sebagai orang yang luwes dan menjalankan beberapa kuadran baik business owner dan investor. 108 outlet Indomaret dan Alfamart serta Warung Pepes33 karawang adalah bisnis dimana beliau adalah investor, sedangkan “Warung Kepo” Tanjung Priok, dan 9 outlet Ayam Geprek Juara adalah bisnis dimana beliau sebagai business owner.

Sharing kedua dilanjutkan oleh Rangga Umara, owner Pecel Lele Lela dengan ratusan outletnya yang tersebar di seluruh indonesia. Rangga Umara sharing terkait “Operasional dan Membangun Budaya SDM” yang diawali oleh sharing terkait awal bisnisnya dan dilanjutkan oleh operasional dan sdm.

Sharing ketiga dilanjutkan oleh Anke DS sang “Kyai Marketing” begitulah brand yang tersematkan kepada seorang Anke, praktisi Branding yang juga pemilik “Bakso Bom” yang promonya acapkali tampil cetar membahana dan owner “Nachos Hot” dengan 88 outletnya. Sang Kyai Marketing sharing terkait “Marcomm Revolution” dalam bisnis. Seperti biasa sharing dari beliau cukup menggelegar dan berisi ide ide yang menurut beliau “ngawur” namun luar biasa impactnya bagi bisnis kuliner.

Sharing terakhir disampaikan oleh Masbukhin Pradana terkait “Peran Asosiasi dalam Memajukan Usaha Anggota”. Beliau selaku owner “Soto Cak Bukhin” dan “Resto Ayam Jantan” sekaligus berpengalaman dalam berbagai organisasi seperti Jaringan Pengusaha Nasional, Kadin, Hipmi dan Apkulindo cukup banyak sharing terkait komunitas dan peran komunitas dalam upaya sinergi antar anggota sehingga bisa saling maju.

Acara TDA Club Culinary Bekasi ditutup dengan Foto Bersama dan akan dilanjutkan untuk agende diskusi dan sharing rutin kedepannya setiap periodik, sehingga bisa sinergi sesama pelaku bisnis kuliner dan maju bersama komunitas Tangan Di Atas.⁠⁠⁠⁠

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *